Kripto, Aset untuk Masa Depan atau Mencicil Hutang Dari Sekarang?

2 min read

kripto

Ini bukan sebuah batu berwarna hijau yang dapat melemahkan kekuatan superman tapi lebih dari itu dampaknya bisa saja membuat orang-orang memiliki dunia karena menjadi super kaya dengan jumlah uang yang didapat ataupun sebaliknya, itulah Kripto. Bitcoin dan teman-temannya menjadi primadona belakangan ini dengan ke transparanannya bagaimana uang-uang bergerak menyelimutinya.

Banyak dari kalangan pesohor dunia, atau sering kita sebut dengan crazy rich dari berbagai negara di belahan dunia, hingga para kaum milenial yang terjun kedalam sistem aset digital ini, memang keuntungan yang dijanjikan tampak menggiurkan banyak pihak, selain karena bentuknya yang digital tidak perlu brankas besar untuk menyimpannya tetapi juga banyak sekali resiko didalamnya.

Bagai roller coaster, nilai mata uang kripto bisa seketika naik sangat pesar tapi juga bisa langung turun sangat cepat, yang membuat para investornya ada yang kaya mendadak ada juga yang jatuh miskin dalam sekejap.

Tak sedikit orang-orang atau perusahaan gulung tikar karenanya, orang-orang dengan kekuatan finansialnya yang tinggi menerima kerugian hampir berpuluh-puluh sampai beratus juta bahkan Milyaran. Untuk orang-orang yang finansial tinggi saja atau perusahaan-perusahaan besar yang masih memiliki segudang harta bisa sampai seperti itu, apalagi orang-orang yang menggelontorkan semua uangnya berharap demi mendapat keuntungan dan mempunyai masa depan yang cerah. Di indonesia sendiri banyak dari mereka tidak begitu beruntung sampai harus menutup usahanya, meminta bantuan pada rentenir demi mendapat uang untuk menutupi cicilan bulanannya.

Memang uang yang berputar dalam kripto ini sangat banyak sehingga menarik perhatian orang-orang tetapi patut juga kita mempunyai rencana B jikalau saat pasar anjlok dan nilai-nilai uang kripto turun disitu kita bisa bertahan sambil menunggu grafik pasar pulih kembali.

Banyaknya yang sekedar ikut-ikutan tanpa tahu bagaimana caranya bermain kripto ini dengan dasar-dasar dan metode yang dipakainya itu membuat fenomena ini sedikit membuat khawatir karena seringkali orang hanya melihat sisi baiknya dan sisi keuntungan nya saja tanpa tau resiko dan kegagalannya. Jadi orang-orang seperti terjun bebas tanpa memakai parasut yang akhirnya mencelakai diri mereka sendiri.

Sering terjadi kasus-kasus di indonesia maupun di belahan dunia, orang-orang jatuh miskin karena terjebak dengan alur mainnya kripto ini. riskan bagi orang-orang yang tidak mau mempelajarinya terlebih dahulu karena tergiur oleh keuntungan instan yang didapat.

Selain resikonya yang sangat besar, kripto juga mempunya beberapa masalah lain seperti resiko pembayaran dengan uang kripto. Orang harus berhati-hati dalam melakukan transaksi dengan menggunakan kripto ini karena dikhawatirkan terjadinya penipuan. Menurut Timothy Zelman (Presiden HSB) mengatakan “Penjahat dunia maya yang meminta uang dan melakukan penipuan bisa menjadi masalah serius. Sejumlah bursa pertukaran mata uang pun sudah pernah diretas atau digelapkan, hasilnya jutaan dolar pun hilang, “  jelasnya yang dilansir Cryptopotato.

Kurangnya otoritas pusat bisa sangat berbahaya jika terjadi suatu penipuan karena pemilik tidak mempunyai tempat pengaduan untuk meminta bantuan, pemilik usaha kecil dan menengah yang menerima pembayaran dalam bentuk kripto ataupun terjun langsung berinvestasi kedalam kripto ini harus mengerti teknologi juga agar kejadian yang tidak diinginkan tidak terjadi. Pastikan pula keamanan data dan asuransi yang kuat agar terlindungi dari kejahatan cyber yang kapan saja bisa menimpa.

Kripto sekarang mungkin memang menjadi sebuah alternatif lain untuk mendapatkan kekayaan dan aset untuk masa depan nanti apalagi dikala pandemi ini yang membuat orang-orang menjadi terbatas untuk berinteraksi diluar sana, kita hanya perlu duduk di depan laptop atau komputer pribadi lalu membeli dan menginvestasikan uang yang kita punya ke dalam bentuk koin digital, setelah itu kita hanya tinggal menunggu saja sistem ini bekerja.

Bagaimana melakukan Trading Kripto?

Ada 2 cara populer untuk melakukan trading kripto ini. cara pertama adalah dengan membeli mata uang kripto dimana kita sendiri yang akan memiliki uang digital ini lalu menunggu kenaikan harga secara signifikan yang mendorong kita untuk menjual kembali mata uang kripto untuk memperoleh profit yang ditentukan melalui selisih buy dan sell.

Cara kedua adalah melakukan trading CFD untuk salah satu mata uang kripto. Contohnya Bitcoin,Ethereum,Dogecoin. CFD adalah produk derivatif dimana sebuah broker setuju akan membayar kepada trader atas selisih dalam nilai sebuh sekuritas antara dua tanggal, yaitu tanggal saat pembukaan dan tanggal saat penutupan. Disini kita bisa buy jika mata uang kripto diprediksi akan naik. Atau mengambil posisi sell apabila uang kripto ini diprediksikan akan turun. Jadi terdapat perbedaan antara membeli dengan mata uang kripto ini dengan trading CFD. Ketika kita membeli dengan cara trading CFD posisinya akan tertahan di akun trading pribadi ke broker. Disebutkan juga trading CFD ini lebih stabil dan teregulasi dibandingkan dengan pembelian mata uang kripto yang dilakukan oleh sejumlah exchange.

Kesimpulannya,

terjun ke dunia trading kripto ini tidak akan lepas dari yang namanya resiko kerugian yang menyelimutinya. Karena itulah sebelum memutuskan untuk trading di mata uang digital ini kita harus mempelajarinya terlebih dahulu.

Banyak hal yang harus kita tahu terlebih dahulu sebelum memasuki kripto ini semisal menentukan broker yang terpercaya dan teregulasi, dan juga memahami tingkat resikonya yang tinggi. Agar tentunya kita tidak terseret-seret oleh perdangan uang digital ini.

Banyak platform media sosial yang dapat dijadikan sebagai tempat belajar sebelum memulai investasi seperti youtube, grup-grup sosmed, ataupun komunitas trader offline yang dapat kita jadikan buku petunjuk untuk memulai sebuah investasi kedalam kripto ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *