Rosyi Aku hanya menulis untuk mengabadikan dan berbagi pemikiran maupun keresahan kok, nggak lebih. kepo kepo cek di sosmed aku aja yak, see you~

Anonymous Chat Bot Telegram : Tempat Cerita Sampai Cari Jodoh

3 min read

Anonymous Chat Bot Telegram

Aku membuat artikel kali ini karena mencoba sebuah anonymous chat bot fitur yang ditawarkan oleh telegram. Baru juga satu hari aku menggunakannya, ternyata ada-ada saja. Jadi aku hanya ingin berbagi kepada kalian, siapa tahu tertarik atau minimal tahu lah kalau ada fitur ini.

Selain itu, aku juga berjanji kepada salah satu teman anon ku untuk menuliskan artikel ini, jadi simak terus yaa..

Mengenal Anonymous Chat Bot Telegram

Anonymous Chat Bot telegram ini merupakan suatu fitur “bot” yang dimiliki oleh telegram, dimana memungkinkan kita untuk bertemu dengan orang-orang baru namun tanpa mengetahui identitas mereka (anonim).

Sistem kerja bot ini mirip dengan omegle atau chatous jika kalian pernah memainkannya, saya sih dulu SMP pas gabut mainannya itu, hahahaha.

Meskipun anonymous chat, kita masih bisa mengirimkan foto, video, rekaman suara bahkan id telegram kita pada stranger tersebut. Untuk Id telegam, kita tinggal menyebutkan @idkita, maka otomatis akan menuju profil telegram kita. Sehingga bisa chat dalam mode tidak anonymous chat lagi.

Cara Menggunakan Anonymous Chat Bot Telegram

Untuk kalian yang mungkin tertarik dengan fitur telegram yang ini, kalian bisa mengikuti tata car berikut ini :

  1. Pastikan kamu punya aplikasi telegram, yaiya dongg
  2. Buka ikon seperti pensil di pojok kanan aplikasi
  3. pada kolom pencarian, ketik “anonxbot”
  4. Ikuti instruksi selanjutnya pada bot tersebut
  5. Selamatt, kamu sudah bisa chat dengan strangers

Pengalamanku Satu Hari Dengan Anonymous Chat Bot Telegram

Jadi beberapa hari lalu, saat aku pertama mencoba anonymous chat bot telegram, banyak sekali hal-hal yang aku temukan. So, aku hanya ingin berbagi kepada kalian disini.

Menjadi Teman Cerita : Ingin Bunuh Diri

kemarin aku mendapatkan seorang teman di anonymous chatbot telegram dan dia berencana untuk bunuh diri. Dia berkata kepada aku di chat kami, awal mulanya dia berkata :

“hei apakah aku boleh bercerita”

kemudian aku jawab “tentu boleh”

kemudian dia bercerita bahwa sebenarnya dia ingin bunuh diri. dia sudah membawa pisau ke kamarnya, tapi dia masih ragu untuk melakukannya. Aku kemudian menyuruh dia untuk bercerita memangnya apa yang terjadi sehingga membuatmu ingin melakukannya.

dia berkata bahwa tidak ada orang yang mau mendengarkan nya. dia terjebak dalam suatu keluarga yang tidak mau menerimanya bahkan terus-menerus menyalahkannya. Dia tidak kuat menghadapi ini semuanya, dia selalu meminta kepada Tuhan agar segera mengakhiri hidupnya titik tapi Tuhan tak kunjung melakukannya.

aku mencoba sebisaku untuk menenangkannya. Aku berkata bahwa mungkin Tuhan memiliki Rizki yang belum sempat dia terima di dunia, sehingga belum waktunya dia kembali ke hadapan Nya. Bahkan aku memberitahunya artikelku tentang self-love, dan dia pun membacanya. Dia berkata lebih tenang setelahnya, tapi dia tetap ragu-ragu.

Bahkan di akhir percakapan kami, aku sudah mencoba membuat dia tertawa. Dan sepertinya dia sudah bisa tertawa. Namun siapa sangka tiba-tiba dia mengakhiri obrolan sambil berkata bahwa dia akan segera melakukannya. dia bilang berterima kasih kepadaku, karena aku sudah mau mendengarkan ceritanya.

tentunya aku tidak tahu, ini benar-benar cerita nyata atau hanya bohongan. Tapi aku hanya bisa berdoa yang terbaik untuknya. Dari sini aku sadar bahwa, anonymous chat ini bisa menjadi tempat bercerita tanpa memandang latar belakang orang yang bercerita.

aku juga sadar bahwa di luar sana pasti banyak orang yang ingin bercerita namun tidak bisa mengungkapkannya. Dia sebelum meninggalkan ku juga berkata, dia bingung membedakan antara orang yang hanya kasihan dan benar-benar peduli.

sehingga dia mencari orang yang asing dan tidak mempedulikan semua latar belakangnya untuk bisa bercerita. Dia mencari orang yang bisa peduli tanpa memandang semua masalahnya dari sisi “mengasihani”. Padahal seharusnya, orang-orang terdekat lah yang harus mendengarkan dia.

aku harap kalian bisa menjadi pendengar pendengar yang baik untuk teman-teman kalian, keluarga kalian, bahkan saudara kalian. Terimalah orang-orang yang berada di sekitar kalian dengan baik dan berbahagia. Sehingga tidak ada hal seperti ini terjadi lagi. Mendengarkan memang hal sepele, tapi sangat berharga.

Tempat Mencari “Dilan KW”

jadi kemarin di anonymous chat bot telegram sempat viral video screen seorang yang mengirimkan VN lewat fitur ini, dan suaranya mirip nada dilan. Suaranya benar-benar mirip dan itu bisa dipastikan bukan rekaman dari laptop atau suara lainnya.

dari sana kemudian banyak orang-orang yang bermain anonymous chat bot telegram ingin mencari orang itu. Ciri-ciri awal percakapannya pasti menanyakan :

“dengan siapa” atau

“ini dilan ?”

sehingga aku sebagai “bukan dilan”, selalu di skip olah ciwi-ciwi yang ingin mencari keberadaan dilan KW ini. Pikirku “hadeuh ada-ada saja orang ini, segitu banget sih sama dilan” haahhaahh.

Tempat Mencari Jodoh

tidak sedikit juga orang yang bermain fitur ini ingin mencari seorang pasangan. ciri-cirinya dia pasti menanyakan jenis kelamin di awal percakapan. Seperti:

“cewek apa cowok?”

“hai, aku cewek, kamu cowok?”

Dan semacamnya

kemudian jika jenis kelaminnya sama, pasti dia langsung pencet atau skip chat tersebut. Pikir saya, kalau mencari jodoh kenapa tidak di aplikasi tinder atau di aplikasi pencari jodoh yang lainnya. Hadeh ada-ada saja orang-orang ini.

ya mungkin bagi mereka itu salah satu bentuk usaha, hahaha.

Golongan Gabut : Mencari Teman Ngobrol

untuk tipe yang satu ini, yang paling saya suka. Tipe yang satu ini tidak memandang gender, atau bahkan kamu itu dilan atau bukan. orang-orang pada golongan ini adalah orang-orang yang gabut dan hanya sekadar ingin mencari teman ngobrol. Sehingga mereka akan lebih terbuka pada orang-orang baru dan obrolan obrolan baru.

biasanya orang-orang ini akan lebih seru dan topik obrolan bisa lebih luas. Sehingga kalian bisa berbagi hal apa saja pada orang-orang seperti ini. kalian juga bisa menambahkan kontak mereka, dan bisa tetap terhubung sampai kapanpun di telegram.

Jadi bagaimana, apakah kalian tertarik bermain anonymous chat bot telegram? Wkwkwkwk

Rosyi
Rosyi Aku hanya menulis untuk mengabadikan dan berbagi pemikiran maupun keresahan kok, nggak lebih. kepo kepo cek di sosmed aku aja yak, see you~

6 Replies to “Anonymous Chat Bot Telegram : Tempat Cerita Sampai…”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *