Rosyi Aku hanya menulis untuk mengabadikan dan berbagi pemikiran maupun keresahan kok, nggak lebih. kepo kepo cek di sosmed aku aja yak, see you~

Fenomena Sok Tahu : Yuk Belajar Dunning – Kruger Effect

2 min read

Saya juga baru mengetahui istilah dunning-kruger effect ini baru-baru ini, dan yah saya merasa ini penting untuk dibagikan.

Sering kan tahu orang yang sok tahu, berkoar-koar tentang suatu hal padahal kamu dan beberapa orang lainnya tahu bahwa yang benar tidak seperti itu? Rasanya akhir-akhir ini banyak fenomena ke-sok-tahuan seseorang bahkan beberapa orang yang menjadi viral di jagad maya.

Contohnya kemarin, fenomena si klepon manis yang dituduh tidak islami. Ada juga fenomena katanya thermogun bisa menyebabkan kanker, lalu ada yang bilang pakek masker ga penting, sampai yang agak lama fenomena perempuan bisa hamil gara-gara sperma di kolam renang bersama.

Lalu kenapa sih orang-orang yang sok tahu ini begitu memenuhi dunia sosial media, menggaung-gaungkan ke-sok tahuannya dan membuat orang pusing, bingung, bahkan gemes melihatnya? Udah sok tahu, pede nya gak tanggung-tanggung, kadang ketika dinasehati justru tidak terima.

Mengenal Dunning-Kruger Effect

Ternyata, dalam psikologi fenomena ini dinamakan dengan Dunning-Kruger Effect.

Dunning-Kruger Effect adalah bias kognitif dimana orang dengan pengetahuan atau kemampuan (ability) rendah, melebih-lebihkan kemampuan mereka. Istilah kerennya overestimate atau jadi sok tahu.

Bisa kita lihat pada gambar yang sudah saya sajikan diatas, bahwa orang dengan level pengetahuan yang rendah, dia memiliki level kepercayaan atau confidence yang tinggi. Sehingga dia merasa tahu segalanya. Hal-hal ini biasanya terjadi pada sebagian netizen yang ada Indonesia. Hobinya serang-menyerang lewat sosial media lewat ke sok tahuan mereka mengenai kehidupan seseorang. Hobi tweet-war bahkan saling hujat dikolom komentar, hahaha. Atau kamu mengenal orang yang seperti itu ada di dekatmu? Atau jangan-jangan biasanya dirimu sendiri?

Nih saya kasih gambar lagi, biar lebih jelas. Sebenarnya sama aja, tapi yang ini ada keterangannya jadi lebih jelas

Dunning-Kruger Effect

Namun jika pengetahuan seseorang mulai bertambah, dia akan merasa seperti tidak tahu apa-apa. Dia semakin merasa dia perlu tahu banyak hal tentang hal tersebut. Bahkan dia sampai merasa tidak akan bisa memahami hal tersebut. Maka sering kita jumpai orang yang merasa “tidak tahu apa-apa” tapi ilmunya sebenarnya banyak.

Semakin banyak dia belajar, semakin dia merasa “oh begitu” dan mulai paham mengenai hal tersebut. Pada akhirnya ketika pengetahuannya tinggi, dia akhirnya paham, bahwa segala sesuatu itu “rumit”, dan tidak bisa diputuskan benar dan salahnya hanya dengan melihat dari satu sisi sudut pandang.

Pada siapa saja Dunning Kruger Effect ini menyerang?

Jawabanya adalah pada siapa saja. Bisa pada dirimu,pada mereka, bahkan pada diriku sendiri yang menulis artikel ini. Karena sebenarnya kita pada akhirnya tidak bisa benar-benar dengan tepat melihat diri kita sendiri. Sehingga akan menimbulkan “bias pengetahuan dan kemampuan” jika tidak segera diatasi.

Faktor-Faktor Penyebab Dunning Kruger Effect

Adabeebrapa hal yang membuat ke-sok-tahuan ini semakin menjadi-jadi. Diantaranya yaitu:

1.Ego

Ego sangat bersebrangan dengan “wisdom” atau kebijaksanaan. Orang yang memiliki ego yang tinggi, akan menjadikan diri mereka “pusat” dari segala sesuatu. Sehingga apa-apa yang mereka lakukan atau katakan selalu mereka anggap benar. Tidak mau mendengarkan pendapat orang lain. Standar kebenaran bagi mereka adalah diri mereka sendiri.

2. Double-Burden

Maksud dari double-burden ini seperti lingkaran yang sempit. Kita tidak bisa menilai diri kita inkompeten karena kita tidak tahu orang-orang yang lebih kompeten daripada kita. Sehingga ya terjebak gitu-gitu aja deh, terjebak dalam lingkaran setan. Orang seperti ini butuh relasi dan rekreasi lebih sepertinya,wkwkwk.

Bagaimana Mengantisipasi Dunning-Kruger Effect

Sebelum kamu memutuskan temanmu sok tahu, periksalah dirimu sendiri. Bagaimana kadar ke sok tahuan mu itu? Kita semua pasti pernah sok tahu terhadap beberapa hal, sehingga mari memperbaikinya bersama-sama.. lalu seperti apa caranya ?

1.terbukalah dengan feedback atau saran dari banyak orang

Meskipun pada akhirnya kita tahu mana saran yang membangun dan mana saran yang menghancurkan diri kita, kita wajib mendengarkan saran yang masuk kepada kita. Agar standar dari kebenaran yang kita ketahui itu tidak menurut kita, tapi menurut pendapat orang-orang juga, bahkan mungkin mendekati kebenaran yang sebenarnya.

2. Belajar, dan terus belajar.

Sehingga di dunia pendidikan kita mengenal “life long learning” atau “belajar sepanjang hayat”. Jangan puas dengan ilmu pengetahuan, banyak hal yang perlu kita gali dan kita ketahui sebagai seorang “kholifah” atau “pemimpin” di muka bumi ini. Gak harus terbatas pada bidang ilmu mu saat kuliah kok, kamu boleh bahkan mesti belajar banyak hal. karena kita tahu, kehidupan sehari-hari itu kompleks.

Iya aku tahu, kadan-kadang kita pasti males. aku juga kok, hehe. Tapi ya jangan berlebihan. Apalagi saat work from home gini, kita bisa menyempatkan banyak belajar dari berbagai sumber

3. Perbanyak relasi dan pengalaman

Agar tidak terjebak di lingkaran setan, kita perlu lah menambah relasi dan pengalaman. Sehingga kita semakin tahu, banyak orang-orang di luar sana yang lebih hebat daripada kita. Pada akhirnya, kita yang sudah terbiasa dengan keberagaman, tidak akan dengan mudah memutuskan bahwa diri kita lebih baik daripada yang lainnya.

Jadi sekarang jangan heran lagi, kalau ada orang yang gak bidangnya atau gak keahliannya tiba-tiba nyerocos tentang suatu hal,wkwkwk. Namanya juga efek ke-sok-tahuan. Dia butuh liburan lebih tuh kayaknya, kok dikit-dikit nge gas.

Rosyi
Rosyi Aku hanya menulis untuk mengabadikan dan berbagi pemikiran maupun keresahan kok, nggak lebih. kepo kepo cek di sosmed aku aja yak, see you~

One Reply to “Fenomena Sok Tahu : Yuk Belajar Dunning –…”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *