Rosyi Aku hanya menulis untuk mengabadikan dan berbagi pemikiran maupun keresahan kok, nggak lebih. kepo kepo cek di sosmed aku aja yak, see you~

Hari Pendidikan : Ajang Refleksi, Bukan Sekadar Koreksi

2 min read

Sekali lagi, saya ingin mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional ! Semoga semua yang baik bisa terus membaik dan yang buruk akan tergerus sumber daya manusia yang ahli dan mumpuni. Silahkan berharap dan mengamiinkan doa kalian sendiri untuk pendidikan kita, sebelum melangkah membaca paragraf berikutnya…

Pendidikan, banyak sekali nyatanya koreksi tentang kata benda tersebut hari ini. Padahal kita sadar, kita tidak bisa menyalahkan pendidikan, karena dia hanyalah kata benda. Kata benda yang diam. Oh bukan menyalahkan pendidikannya, tapi penyelenggaranya? Tapi penyelenggara kan sudah menyediakan pendidikan untuk kita semua, tapi apakah kita semua sebagai penerima pendidikan, sudah berusaha untuk melaksanakan dengan sebenar-benarnya?

Disini saya tidak akan menyampaikan koreksi tentang pendidikan di Indonesia, karena kalian sudah pasti tahu dan membaca dari berbagai sumber. Sangat ahli sekali mungkinu ntuk menjabarkan, sampai-sampai semua data statistik kalian lahap, padahal mungkin juga kalian penyumbang kurang baik di data tersebut, hehe. Saya hanya akan mengajak kita semua merefleksikan pendidikan kita sejauh ini, apa gunanya? Apakah sudah bisa membangun citra baik kita dan mengangkat pribadi dan masa depan? atau justru malah menyengsarakan di jurang keterpurukan? kesedihan? dan ketidakberdayaan?

DESCLAIMER : Saya akan berusaha untuk tidak menggiring kalian ke salah satu sisi, yaitu berguna atau tidak berguna. Namun saya hanya akan mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang kiranya bisa menjadi ajang refleksi kita terhadap kebergunaan pendidikan kita selama ini. Semoga jawaban-jawaban tersebut dapat menemukan perbaikannya jika belum baik, dan dapat mengalami peningkatan bisa sudah dianggap baik.

Sudah seberapa jauh peran pendidikan terhadap kalian? Apakah pendidikan lah yang mengajarkan kalian tentang cara menghitung, cara membaca dan bernyanyi? Atau pendidikan lah yang menghalangi kalian untuk bermain masak-masakan dan sepak bola karena terlalu lelah dengan tugas seharian?

Sudah seberapa jauh peran pendidikan terhadap kalian? Apakah pendidikan mengajarkan kalian bagaimana cara memperkenalkan diri dikelas dan memimpin doa saat pulang, atau pendidikan lah yang membuat kalian di bully karena fisik yang berbeda dari teman-teman yang lainnya?

Sudah seberapa jauh peran pendidikan terhadap kalian? Apakah pendidikan yang membuat kalian bisa mengamalkan ibadah dan membaca kitab suci? atau pendidikanlah yang membuat kalian terkurung tidak bisa mengekspresikan kebebasan berpendapat terhadap lingkungan sekolah dan keluarga?

Sudah seberapa jauh peran pendidikan terhadap kalian? Apakah pendidikan meluaskan cara pandangmu dengan bertemu orang-orang yang beragam? atau justru mematikan pola pikir kritis mu karena doktrinasi sejak dini?

Sudah seberapa jauh peran pendidikan terhadap kalian? apakah ilmu yang kalian dapat sampai saat ini membantu mu untuk me manage hal-hal yang rumit, membantumu berpikir lebih kompleks? atau justru membuat mu tertekan karena tugas dan deadline yang tak kunjung usai?

Sudah seberapa jauh peran pendidikan terhadap kalian? apakah sudah membuat mu menjelajah daerah-daerah dan bangga akan berkompetisi? atau justru membuatmu buta terhadap masalah yang ada di masyarakat sekitarmu dan terfokus pada reward bukan pengabdian?

Sudah seberapa jauh peran pendidikan terhadap kalian? apakah kalian sudah menemukan relasi yang pantas untuk membangun bisnis, usaha, atau merancang pekerjaan untuk merancang masa depan? atau pendidikan lah yang semakin membuat kalian terpaku tentang ke paten an pekerjaan yang dianggap keren oleh masyarakat?

Sudah seberapa jauh peran pendidikan terhadap kalian? Apakah pendidikan yang membuat kalian mau berbagi untuk yang tak seberuntung kalian dalam kategori “terdidik”? atau pendidikan lah yang malah membuat kalian tidak mempedulikan mereka dan terfokus mengejar harta?

Sudah seberapa jauh peran pendidikan terhadap kalian? Apakah pendidikan yang membuat kalian paham akan paham akan potensi dan pengembangan diri kalian? atau justru pendidikan malah membuat kalian terpaku terhadap pencapaian orang lain dan hanya tersisa keirian?

Sudah seberapa jauh peran pendidikan? Apakah pendidikanmu sampai saat ini bisa dikategorikan “mencerdaskan kehidupan bangsa” seperti UUDD 1945? Atau justru pendidikanlah yang malah membodohi dirimu sendiri ?

Sudah seberapa jauh peran pendidikan terhadap kalian? Apakah pendidikan membuat mu semakin bersyukur atas keadaan? atau malah terllu banyak merutuki diri sendiri dalam malam menuju pagi?

huuuh, bagaimana? sudah menemukan jawabannya? apakah pendidikan sudah berguna bagimu? jika belum, tolong diperiksa lagi, apa yang salah, tentu juga pada dirimu. Karena saya katakan ulang bahwa pendidikan adalah benda mati yang akan tetap mati jika dikomentari.

silahka direfleksikan…

dan jangan lupa bahagia, wahai kaum yang katanya terdidik !

Rosyi
Rosyi Aku hanya menulis untuk mengabadikan dan berbagi pemikiran maupun keresahan kok, nggak lebih. kepo kepo cek di sosmed aku aja yak, see you~

One Reply to “Hari Pendidikan : Ajang Refleksi, Bukan Sekadar Koreksi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *