Rosyi Aku hanya menulis untuk mengabadikan dan berbagi pemikiran maupun keresahan kok, nggak lebih. kepo kepo cek di sosmed aku aja yak, see you~

Hubungan di Antara Manusia yang Begitu Kompleks

3 min read

Artikel ini sebenarnya hanya menjadi sebuah ucapan syukur dan berbagi kepada para teman-teman semua. Mengenai apa itu hubungan antar manusia menurutku dan berbagai sudut pandang ku dalam merayakannya.

Mungkin aku akan meminta maaf di awal apabila artikel ini tidak memenuhi ekspetasi kalian, tapi, aku hanya ingin berbagi kok.

Memaknai Arti Hubungan

Hubungan merupakan suatu hal yang mengikat antara suatu hal atau seseorang dengan seseorang lainnya. Ada berbagai macam hubungan di antara manusia. Baik itu antara orang tua dengan anak, sesama saudara, teman, sahabat, kekasih, suami istri, siswa dan guru, serta lain sebagainya.

Dari berbagai macam hubungan itu, tentunya sangat kompleks dan terkadang tidak bisa dipisahkan. Kita tidak bisa dengan mudah ingin memutus hubungan dengan orang lain begitu saja, toh kita adalah makhluk sosail yang sangat pasti membutuhkan orang lain.

katakanlah saja dengan mantan, jangan kira kalian setelah putus, tidak ada hubungan lagi. Ya hubungan kalian sekarang sebagai mantan kekasih dong, yang mempunyai kenangan di masa lalu. Terkadang juga kalian masih berbagi cerita kan? Terkadang juga masih suka teringat masa lalu kan?

Kesalahan Manusia Dalam Memaknai Kompleksnya Suatu Hubungan

Sebelumnya, mungkin kalian mengira “eh apa nih kok bicara-bicara tentang hubungan? tadi mbahas-mbahas mantan lagi, emangnya udah punya mantan nih yang nulis?”

hehe jadi mau meluruskan dulu, disinilah peran menggeneralisasikan yang dimiliki manusia. Bukan berarti orang yang tidak pernah memiliki kekasih bisa menulis topik seperti ini. Toh dokter laki-laki juga tidak pernah hamil tapi bisa membantu ibu yang melahirkan.

Tapi kan dia punya ilmunya, lah yang nulis ini bagaimana?

Nah, jadi disini aku sekali lagi mau menekankan kepada konsep kekompleksan. Tidak selalu yang tidak pernah berpacaran tidak bisa membahas tentang hubungan. Bukankah hubungan ada banyak jenisnya?

Jadi aku juga mau bilang, manusia itu terkadang sangat egois. Sering bahkan.

Dia sering menilai beberapa hubungan terserah dengan penilaiannya sendiri. Abai terhadap konsep kekompleksan.

Akhirnya hal tersebutlah yang menyebabkan suatu kekecewaan. Yaitu ketika ternyata pada realitanya dia tidak mendapatkan hubungan yang dia kehendaki. Perlu kalian ketahui juga bahwa hubungan antar manusia tentu sangat dinamis. sangat berubah-ubah. Seperti yang pernah dituliskan di sini, bahwa kalian boleh mencintai siapapun tapi ada Tuhan yang maha membolak-balikkan hati. Ya sudah ya, aku tidak ingin fokus pada poin keagamaan.

jadi selain karena egois karena memaknai suatu hubungan sesuai dengan pemikirannya sendiri, banyak manusia menganggap hubungan mereka itu abadi, paten, tidak bisa diubah. Padahal dalam prinsip kekompleksan, hal tersebut bisa diubah dengan sangat mudah.

Menyadari, Hubungan Manusia Itu Kompleks

Mungkin kalian masih belum sepenuhnya memahami artikel ini karena belum ada contoh realnya, baiklah, mungkin contoh berikut bisa membantu.

Aku pernah mengerti seseorang bercerita kepada temannya, bahwa dia sedang patah hati. Tentu karena suatu hubungan yang tidak bisa dilanjutkan, padahal si pasangan sudah sangat baik sekali kepada dirinya dan mereka sudah dekat dengan pelaminan.

Dan yang paling membuatku tercengang adalah nasehat dari temannya yang mengatakan :

Mungkin kamu akan tetap membutuhkan orang itu di masa depan, tapi bukan sebagai seorang pasangan. Siapa tahu dia akan membantumu di masa depan. Jadi bersyukurlah sudah dipertemukan dengan orang itu.

Kira-kira seperti itu aku mengingat percakapan dua orang itu. Si teman dari seseorang itu telah menyadarkan bahwa hubungan di dunia ini sangatlah kompleks. Tidak selamanya hubungan dekat antara lawan jenis sekalipun, akan berakhir sebagai pasangan hidup. Ada berbagai macam hubungan lainnya yang mungkin bisa sangat bermanfaat di masa depan nantinya.

Sudah sepatutunya, ketika kita kecewa terhadap pengkhianatan teman, ditinggal sahabat, atau kekasih sekalipun, mengingat prinsip ini. Hubungan itu kompleks, jadi jangan karena kecewa kalian bilang bahwa itu sudah berakhir begitu saja. Siapa tahu takdir akan mempertemukan kalian pada hal-hal hebat selanjutnya, dengan jenis hubungan yang lain.

Merayakan Hubungan antara Manusia yang Begitu Kompleks

justru dengan adanya kekompleksan hubungan tersebut, kita benar-benar harus merayakannya. Bayangkan saja jika kita hanya memiliki hubungan yang sama dengan seseorang atau beberapa orang. Tentu tidak akan menyenangkan dan seru.

Bersyukurlah bahwa kita telah dikelilingi berbagai orang dihidup ini dengan berbagai jenis hubungan. Sebagai teman, orang tua, anak, sahabat, kekasih, bahkan seorang mantan sekalipun.

Mungkin beberapa kalian masih belum bisa menerimanya, mengatakan bahwa sebenarnya kalian bisa meraih berbagai macam hal bahagia dengan status hubungan yang kalian idam-idamkan. Tapi apa mau mengkhayal terus-menerus? Memang sangat susah, tapi mari mencoba bersama-sama.

Yakinlah pada prinsip kekompleksan hubungan yang direncanakan Tuhan untuk kalian. Yakinlah itu ada porsinya masing-masing. Tidak lebih, tidak kurang. Yang kalian lakukan selanjutnya adalah merayakan serta mensyukurinya. Bahwa kalian tetap bisa dikelilingi banyak hubungan dengan berbagai hubungan yang melekat di antaranya.

iya terkadang susah, tapi pelan-pelan pasti bisa kok, hehe

Mendoakan Setiap Orang yang Mampir di Hidup Kita

Bayangkan jika kita kehilangan satu orang yang berharga atau tidak pernah bertemu dengan salah satu orang dalam hidup kita saat ini, tentu kalian tidak akan mengalami berbagai hal menarik hingga sampai pada titik ini, saat membaca artikel ini.

Setiap hubungan pasti membawa kebaikan, bahkan dengan para haters sekalipun. Selain merayakannya, kita juga harus mendoakan mereka. Berterimakasih kepada Tuhan karena telah mempertemukan kita dengan mereka sehingga membuat hidup kita menarik sampai saat ini.

Doakan keselamatan bagi mereka, doakan yang terbaik untuk mereka, bahkan seharusnya kalian perlu mendoakan agar saat keabadian nanti, kalian bisa berkumpul kembali dengan orang-orang itu.

Bukankah seseorang yang mendoakan yang lain dalam diam akan mendapatkan suatu kebaikan berlipat ganda?

Jadi, sebagai bentuk terimakasih kalian. Doakan mereka. Bersyukurlah sedang atau pernah memiliki mereka.

Dari aku,

yang mencoba menyadari tentang konsep kekompleksan hubungan.

Cheers !

Rosyi
Rosyi Aku hanya menulis untuk mengabadikan dan berbagi pemikiran maupun keresahan kok, nggak lebih. kepo kepo cek di sosmed aku aja yak, see you~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *