Arya Hudaraja Aku tidak tahu apa-apa

Kamu Cantik, Terus Kenapa? Cantik itu Neraka

2 min read

cantik itu neraka

Sah-sah saja jika kamu menganggap cantik adalah anugerah. Tapi anugrah bisa jadi bubrah jika tidak kamu sikapi dengan baik. Karena cantik itu neraka (apalagi di zaman ini).

PSK, Open BO, Open VCS, rata-rata semua pelakunya adalah cewek cantik. Kenapa?

Karena cantik itulah yang mereka jual.

Terus, kalau kamu cantik ngapa? Merasa istimewa? Merasa masa depan cerah? Terus menganggap beruntung dikaruniai wajah cantik? Jangan BODOH!

“Karena jika kamu cantik tapi bodoh, kerjaanmu adalah PSK, Open VCS, jual diri, dan gaya-gaya kerjaan yang menghinakan derajat perempuan.”

Maksud Wanita Bodoh Disini

Cowok bodoh itu banyak, jumlahnya mungkin sama dengan cewek bodoh. Konotasi bodoh disini bukan untuk menjelekkan manusianya, akan tetapi pilihan yang diambil oleh seorang cewek.

Agak kasar memang, tapi maaf saya agak emosi gara-gara habis lihat kiriman video tiktok semi telanjang dari temen saya.

Jadi jangan baper ya. Saya tidak mengbodohkan orangnya, akan tetapi proses seorang wanita untuk mengambil tindakan.

Bodoh disini juga bukan berarti tidak menguasai pelajaran akademik, akan tetapi lebih condong pada “Sikap dan sifat tidak mau menghargai diri sendiri.”

Silahkan Berpoles Diri

Apakah kamu merasa jadi wanita terbaik, tercantik, dan terhebat di dunia? Silahkan.

Tapi kamu harus pikirkan, kamu bakalan tua nantinya. Entah kamu tambal wajahmu itu setebal beton pembuatan jembatan gantung, tua tetap bakalan tua.

Salah satu penyakit yang tidak ada obatnya adalah tua.

Terus jawabnya gini, “Lho, kan ya mumpung masih muda, harus cantik dong. Kalau tua nanti nggak bisa jadi cantik kan?”

Oke, nggak papa kalau jawab seperti itu, tapi pertanyaannya adalah:

Cantik untuk Siapa?

Banyak wanita yang bakalan ngomong cantik untuk diri sendiri.

Oke, nggak papa silahkan menjawab seperti itu. Tapi biarkan saya menebak, “Cantikmu untuk cowok kan? Biar dianggap cantik dan dipuji kan?”

Ya mungkin tebakanku salah.

Gini aja, kalau kamu punya pacar. Terus pacar kamu nggak pengen kamu pakai make up secara berlebihan, tapi kamu tetap make. Terus kamu tampil cantik untuk siapa?

Diri sendiri.

Tampil cantik untuk diri sendiri, tapi di luar. Terus bilang gini, “Hari gini kalau nggak glowing, langsing, semriwing, dan bling-bling itu nggak dihargai.”

Kalau alasannya gitu, kamu berarti tidak kenal apa itu surga dan apa itu neraka. Dihargai Tuhan tentu jauh lebih baik bukan?

Bukan Melarang, Tapi Jangan Berlebihan

Tidak ada yang melarangmu (wanita) memakai make up, pewangi, dan hal-hal fashionable lainnya. Tapi ya jangan berlebihan. Itu aja kog.

Pakai bedak bagus, pakai lipstik bagus, tapi kalau berlebihan? Tentu nggak.

Masa ya berangkat reuni, arisan, atau mbecek (buwuh) dengan kondisi mulut seperti habis makan ayam hidup. Nggak papa pakai lipstik, tapi ya jangan berlebihan.

Kamu nggak tambah cantik kog kalau berlebihan, beneran! (menurutku sih).

Cantiknya Berlebihan

Kamu cantik, terus merasa pantas dan pede mainan tiktok. Oke nggak masalah. Tapi yang bikin masalah itu, kamu mainan tiktok untuk menunjukkan bahwa dirimu itu cantik.

Tentu hal itu salah, bagaimana perasaan otak-otak mesum kaum jantan? Tentu bahagia.

Lha wong nggak ada nyari-nyari, kog diberikan gratis, ya dinikmati!

Apalagi, kalau udah cantik terus mainan tiktok dengan challenge yang ekstrim. Misal sampai buka baju nunjukin hal-hal tabu. Pokoknya, silahkan main tiktok tapi ya mbok jangan yang berlebihan dan mengundang syahwat laki-laki.

Memang, semua tergantung keputusan masing-masing. Walaupun kamu mau telanjang keluar rumah, goyang-goyang, dilihat semua warga, nggak ada yang ngelarang.

Cuma kog, “Nggak malu ta?”

Nggak Usah Ngandelin Cantik

Saya bilangin, “secantik apapun diri anda, ketika anda jadi istri, rumah tetangga pasti akan lebih hijau.”

Kalau ngandelin cantik, di usia pasca nikah, kecantikan anda akan kalah sama pelakor-pelakor profesional. Beneran! Mau ngandelin cantik terus? Atau mau jadi pelakor saja?

Tanyakan pada banyak laki-laki, nanti akan ada sebagian yang mengatakan bahwa, kecantikan orang lain selalu lebih memikat daripada istri sendiri. Itu karena semua kekurangan sudah bisa terlihat.

Jadi, jangan ngandelin cantik luaran doang.

Silahkan Berkarya

Nggak papa, silahkan berkarya. Kalau tiktok bagi anda adalah karya, ya monggo. Tapi ingat, karya bukan berarti harus menghinakan diri (entah dihadapan manusia ataupun tuhan).

Kalau sampai challenge buka baju pamer gituan, itu bukan karya, tapi pornografi.

Apakah pornografi bukan karya, tentu karya! Bagi orang yang bergelut di dunia itu. Tapi anda kan nggak sampai ke dunia itu. Ya jangan tiru-tiru buat karya versi mereka yah…

Kesimpulan

Maaf bahasanya agak kacau, emosional, dan nggak karu-karuan. Tapi pesan saya, “Jangan jadikan cantikmu sebagai alasan yang tepat untuk masuk neraka.”

Mari saling memperbaiki diri dan menasehati dalam kebaikan, manusia tempat lupa dan salah.

Arya Hudaraja
Arya Hudaraja Aku tidak tahu apa-apa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *