Arya Hudaraja Aku tidak tahu apa-apa

Menjadi Fuckboy Profesional: Membongkar Rahasia Pola Pikir Cowok Bedjat

7 min read

fuckboy

Pada kesempatan kali ini, saya akan mengulas lebih detail dari ulasan sebelumnya tentang buaya darat. Namun, lebih cenderung pada istilah yang lebih modern (Buaya Darat 4.0). Yaitu Fuckboy

Sebuah kata yang sudah populer di mata banyak orang, apalagi generasi milenial dan gen-X. Kamu juga tentunya sudah tahu dan paham, minimal pernah lihat dengar lah, kata fuckboy.

Nah, apa saja yang akan saya bahas kali ini?

Apa itu Fuckboy

Menurut dictionary.com, fuckboy adalah orang (cowok) yang tidak menghormati wanita, tapi bergantung pada mereka. Dia jauh, tidak peduli dengan waktu orang lain, dan tidak mau berkomitmen. Dia mementingkan diri sendiri, melakukan hal-hal bodoh, dan meniduri emosi orang lain [diterjemahkan oleh Google Translate, jadi agak rancu].

Intinya: ada beberapa aspek semantik yang terkandung pada kata ‘fuckboy’, yaitu:

  • Laki-laki atau cowok muda
  • Tidak memiliki respect pada perempuan (karena tindakannya)
  • Anti komitmen-komitmen community
  • Egois + caper (meski sering terlihat tolol)
  • Suka memainkan perasaan cewek

Lima aspek itu adalah dasar utama yang dimiliki oleh fuckboy. Jika kriteria di atas tidak terpenuhi, maka seorang fuckboy belum bisa dikatakan fuckboy sejati. Wkwkwk…

Titik Lemah Cewek

Oke, sebelum lebih lanjut, kamu (yang cewek) jangan merasa “penulis nih sok tahu.” Maksud titik lemah ini, bukan dilihat dari sudut pandang cewek lho ya…

Akan tetapi dilihat dari sudut pandang cowok. Lebih tepatnya, titik apa saja yang membuat temen-temen fuckboy saya bisa lihai memerankan ke-bedjatan mereka. Dari sini, kamu (yang cewek) mungkin bisa lebih belajar dan tahu, wkwkwk…

1. Bawa Perasaan

Nggak dapat dipungkiri, sudah berapa banyak cewek di dunia ini yang tercebur dalam jebakan fuckboy ketika mereka bermain retorika dan self branding.

Semua itu gara-gara si-cewek terlalu mengambil hati hal-hal yang dilakukan oleh si cowok. Dan entah mengapa, kadang-kadang si-cewek kehilangan logika ketika sudah masuk ke jeruji retorika dan tindak laku menghanyutkan seorang fuckboy.

Maka dari itu, kamu (yang perempuan) mending harus lebih menutup perasaan. Jangan terlalu percaya dengan orang-orang baru (yang kadang-kadang belum kamu kenal). Santai aja ketika lihat cowok.

Eh-eh, tapi nggak deh kayaknya. Sulit bet jadi cewek yang santai ketika berinteraksi dengan cowok, apalagi ketika sudah kadung baper. Kayaknya nih, semua hal terpelintir, fokus kehidupan beralih, dan perasaan berkalut. Ya nggak nih, para perempuan…

2. Jadi ‘Enakan’

Ingat kalimat ini, “Komunikasi adalah gerbang perasaan. Jika kamu bertemu dengan fuckboy dan tidak ingin diperdaya, ya tutup gerbang perasaan itu. Jangan jadi enakan. Wkwk…”

Semakin banyak kamu berkomunikasi, maka semakin lekat hubungan itu. 

Sadarlah wahai cewek-cewek muda, pikiren!

Cowok fuckboy itu nggak bakalan chat sama kamu aja. Jadi, semanis apa kata-kata mereka, ya seperti itu juga yang mereka katakan pada cewek lain. Kamu nggak istimewa, akan tetapi satu dari banyak korban yang hendak mereka mangsa…

3. Malu-malu Genit

Maksudnya gimana sih?

Tindakan cewek itu sangat terbaca baik oleh seorang fuckboy. Beneran!

[Kamu yang perempuan] Ingat beberapa hal ini, agar kamu lebih paham:

  • Nada jawaban kamu itu menunjukkan kamu mau atau tidak
  • Respon (bahkan raut mukamu sekalipun) menunjukkan isi hatimu
  • Kecanggungan, kepedean, ketika bertatap atau berpapasan
  • Aura (terbentuk dari tingkah laku dan tutur kata + nada)
  • Bahkan nada chat bisa terbaca dengan baik oleh fuckboy

Lantas, ketika seorang fuckboy menemukan satu indikasi gerbang malu-malu tapi mau, ia bakalan melancarkan satu sinyal untuk membuatmu nyaman.

Ketika kamu nyaman, kegenitanmu bakalan muncul. Disitulah kamu dibaperin dan masuk ke ruang kerja berdimensi cinta x asmara x rasa.

Maka dari itu, perhatikan tingkah laku dan tutur kata kalian wahai cewek-cewek. Saya kasih tahu, “Banyak fuckboy yang siap memangsa kalian!”

Wakakaka, saya nggak mampu nahan tawa.

4. Mau Mendengar

Bukannya saya ingin melarang para cewek untuk mendengar perkataan temen cowoknya. Tapi, jangan lupa, pendengaran adalah gerbang utama doktrin.

Jika kamu mampu memfilter informasi, silahkan dengarkan ucapan siapapun (termasuk fuckboy). Tapi, jika kamu memiliki perasaan yang labil, mending tidak usah mendengarkan. Karna cowok seringkali menerapkan ilmu self branding marketing pada titik ini.

Entah dengan cerita pengalaman, sanjungan, gaya bicara, rayuan, dan sebagainya. Seorang cowok bedjat sangat pandai bersilat lidah, mengatur diksi, sehingga mampu membuat cewek yang didepannya klepek-klepek  tak berkutik.

5. Termakan Isu dan Brand

“Kata si-Anu, mas ini lho keren banget. Gantengg….!”

Pernah saya mendengar kalimat kek gitu. Jika kamu (cewek) sudah termakan isu dan brand seorang cowok. Wes tho, nggak bakalan kamu bisa mengelak ketika ia mencoba mendekat dan menciptakan ikatan denganmu.

Karena gini, jika dalam hatimu ‘mengiyakan’ kekerenan seseorang, kegantengan seseorang, atau kharismatiknya seseorang, maka otak dan perasaanmu bakalan menciptakan fokus target dan memberikan satu ruang khusus pada cowok itu.

Kalau sulit dipahami, saya misalkan deh: Iqbal memiliki fans militan. Tentunya fans itu punya rasa kagum, cinta, dan wow banget pada seorang Iqbal. Nah, coba bayangkan. Ketika Iqbal memutuskan untuk menembak fans-nya, apa yang terjadi?

Auto-diterima. Ya gimana lagi, ditembak sang idola kog.

Sama ketika kamu sudah termakan isu dan brand kekerenan, kegantengan, kehebatan seorang cowok. Guampang banget bagi seorang fakboi untuk mempermainkan hati cewek yang mengidolakannya…

6. Nomor WA atau Kontak Medsos

Fuckboy 4.0 adalah evolusi dari Bad Boy. Dari zaman unjuk kerennya kendaran, menuju zaman kesantainya unjuk kelihaian menyusun kata. Ciri-ciri paling nampak dari fuckboy 4.0 adalah:

  • Pengguna aktif media sosial
  • Branding ig cukup serius
  • Agak malas eksekusi secara langsung
  • Lebih pendiam, tapi tahu-tahu pacarnya 3
  • Nakalnya tidak terlalu terekspos
  • Menarget cewek-cewek populer

Ya beberapa ciri-ciri di atas adalah sebagian ciri-ciri yang bersifat subjektif. Karena fuckboy 4.0 cenderung memaksimalkan perangkat teknologi dalam proses mencari mangsa. Maka dari itu, memberikan akses nomor WA ataupun kontak nomor Hp adalah satu kesalahan yang fatal seorang cewek.

Karena lewat situ, para cowok berdjat bisa memberikan banyak doktrin dan rayuan natural.

Ha rayuan natural?

Yups! Kalian (para cewek) harus paham apa itu rayuan natural. Jadi, seorang fuckboy itu memiliki kehebatan dalam melihat jeli setiap pembacaan situasi. Sisipan jawaban, respon, dan beberapa tindakan yang berkesan adalah rayunan natural.

Parahnya, banyak cewek yang nggak mengerti konsep ini. Pada satu konteks kejadian tertentu, cowok berdjat terkadang sangat diuntungkan. Hampir serasa: mau nggak mau kamu (para cewek) harus jatuh cinta. Wkwkwk…

Udah lah… Itu aja beberapa hal yang menjadi gerbang masuknya seorang cewek pada ruang mangsa serta asmara seorang fuckboy. Sebenarnya masih banyak sih kalau dikuliti dengan detail. Tapi nanti artikel ini malah buat kamu bosen. Hehe…

Pola Pikir Cowok Fuckboy

Pada bahasan ini, saya akan mengulas detail bagaimana sih pola pikir seorang fuckboy. Pembahasan ini memang tidak ada sumber ilmiahnya, tapi semoga saja valid. Soalnya saya gali dari teman saya sendiri, wakakaka….

Oke, inilah beberapa paradigma seorang fuckboy yang harus kamu (para cewek) ketahui, agar tidak mudah ditipu dan diperdaya…

1. Cewek itu Ditarget bukan Dicintai

Mungkin kalimat di atas sangatlah tidak enak dibaca, apalagi bagi kamu yang cewek. Tapi pada faktanya memang demikian, “Hidup itu dinikmati, masa muda itu dijelajahi, dan cewek itu dikoleksi…”

Oke, dari sini kamu harus paham, fuckboy tidak peduli dengan perasaanmu. Mereka hanya peduli dengan diri mereka dan nafsu mereka sendiri. Maka dari itu, kalau kamu sadar dia adalah fuckboy, ya sudah! Jangan malah didekati…

2. Membanggakan Tindakan

Mungkin bagi umumnya cowok, putus dengan pacar adalah satu hal yang menyakitkan. Tapi bagi fuckboy, gonta-ganti pasangan, putus sini putus situ, dan menarget satu cewek ke cewek lain adalah sebuah kebanggaan.

Beneran!

Mereka bahkan menganggap, hal itu adalah salah satu indikator keren dan coolnya seorang cowok. Konsepnya gini, “Semakin banyak pintu hati yang kau masuki, semakin hebat jati diri dan kharismamu…”

Maka bagi kamu para cewek, ubah pola pikir, “Suka karena keren!”

Justeru karena keren itulah, fuckboy menjalankan alur kerja kehidupannya. Sekali lagi, ketika kamu termakan self brand seorang fuckboy, maka disitulah kamu memiliki potensi besar bakalan jadi salah satu korban kebedjatan fuckboy tersebut.

3. Cinta itu Divariasi Sebagai Investasi

Apakah satu relasi sudah mewakili semua kisah cinta?

Tentu saja tidak! Bahkan setiap orang memiliki kisah cinta sendiri-sendiri. Alasan ini yang membuat fuckboy merasa harus mengoleksi drama cinta, agar ketika dewasa, mereka lebih matang untuk berkomitmen.

Atau kalau nggak gitu, mereka lebih berpikir, “Mumpung masih muda, seharusnya lebih giat untuk mencari cerita cinta…”

Karena berpondasi yang seperti itulah, cowok fuckboy nggak bakalan canggung untuk mendouble hubungan dalam satu waktu. Karena bukan untuk belajar berkomitmen dan setia, akan tetapi mencari ragam cerita cinta untuk masa depannya.

4. Cewek itu Dicoba Dulu

Pola pikir paling umum dalam otak fakkboi adalah ‘mencoba dulu’. Kenapa demikian?

Karena fuckboy adalah a boy anti-komitmen club. Narasinya adalah “Coba dulu aja, siapa tau cocok..”

Ya memang gila sih. Tapi hal itu nyata lho guys!!!

Nggak heran jika banyak perempuan yang tersakiti karena diputus ketika lagi sayang-sayangnya. Apakah seorang fakboi merasa bersalah?

Tentu saja akan dibawa santai… Sebab mereka memiliki bekal, “Coba dulu aja…”

5. Harga Diri di Mata Temen

Mungkin bagi cewek, hubungan cinta amatlah suci dan harus langgeng. Cewek rata-rata menginginkan kesetiaan, kebahagiaan hubungan, dan tentunya kasih sayang. Tapi fuckboy tidaklah demikian…

Mereka mencari cewek yang paling populer, untuk apa?

Agar lebih dikenal keren oleh temen-temennya. Maka dari itu, bagi kamu (cewek) yang merasa cantik, lebih baik hindari para fuckboy. Jangan sampai kalian menyesal ditinggal ketika kalian sudah kadung baper dan terpaut asmara yang legam.

Hubungan lawan jenis, bagi seorang fuckboy adalah satu hobi. Dikerjakan untuk mencari pamor, kejantanan, dan membukti pada temen-temennya bagi dialah orang yang paling bisa mempermainkan cewek.

Hal itu bisa dibanggakan. Beneran! Mungkin cewek can’t relate, tapi percayalah, hal itu nyata ada dalam otak para fuckboy…

6. Mumpung Masih Muda

Pola pikir selanjutnya adalah “Mumpung masih muda, kenapa nggak menikmati cinta sepuasnya. Toh jodoh udah yang ngatur. Coba-coba sedikit kan nggak masalah…”

Pola pikir ini sangat kacau, bedjat, dan sama sekali tidak diharapkan oleh cewek manapun. Seakan-akan, cewek hanya sebuah mainan yang bisa diapa-apakan sesuka hati. Pola pikir ‘mumpung masih muda’ ini juga membuat kesan cinta jadi tak ekslusif kembali.

Jadi, kamu yang cewek jangan pernah berharap cinta yang tulus dari seorang fuckboy. That’s impossible. Sebab cinta mereka berpondasi pada, ‘mumpung masih muda, perbanyak kisah cinta’.

7. “Nggak Papa Fuckboy, Asalkan…”

Karena adas standarisasi kecantikan dan kegantengan, maka fuckboy bakalan tetap merasa memiliki aset meskipun mereka sadar kelakuan mereka bedjat. Aset itu adalah wajah yang tampan, gaya bicara yang keren, dan tentunya self brand yang kuat.

Kebanggaan inilah yang membuat seorang fuckboy bakalan tetap bangga menjadi fuckboy. Ya, mereka masih dihargai di lingkungannya. Entah dihargai sebagai cowok paling fuckboy ataupun cowok pemilik mantan terbanyak.

Hal itu tidaklah masalah, asalkan mereka memiliki sesuatu yang bisa dibanggakan di tengah lingkungan sosialnya…

Penyebab Cowok Jadi Fuckboy

Fuckboy tentu tidak terlahir gitu saja. Nggak ngalir tiba-tiba langsung jadi cowok badjingan. Tentunya ada kisah kasih lika liku laki-laki yang panjang. Nah, saya buat per poin aja untuk menjelaskan penyebab lahirnya fuckboy.

1. Lingkungan

Salah satu faktor pembentuk fuckboy paling dominan adalah lingkungan. Kenapa bisa dikatakan demikian?

Karena cowok itu terkadang hidupnya mengalir banget. Apa yang ada di depannya,ya itulah yang dikerjakan, difokuskan. Nggak perlu mikirin yang jauh-jauh.

Jika lingkungan seorang cowok dipenuhi oleh fuckboy profesional, maka lambat laun dia juga bakalan jadi fuckboy pro juga. Emang gitu, lingkungan memiliki pengaruh dan imbas yang sangat besar.

Lingkungan yang memiliki konstruksi sosial, “Mempermainkan cinta dan cewek adalah hal yang lumrah” tentu akan menciptakan fuckboy yang lihai dan profesional. Jadi, lingkungan adalah faktor dominan penelur generasi fuckboy.

2. Pengalaman Cinta

Coba deh dengar lagu, “I want to be a fakboi” Ocan Siagian. Di dalamnya pasti kamu bakalan tahu apa sih sebab terbentuknya fackboy.

Beberapa hal yang bisa disimpulkan dari kelahiran fuckboy adalah pengalaman cinta, seperti:

  • Disakiti pacar dengan sangat
  • Diperbudak cinta terus dikecewakan
  • Dibaperin terus ditinggal pas lagi cinta-cintanya
  • Disakiti hatinya oleh banyak cewek
  • Dan berakhir sadar, jika cinta hanyalah mainan

Ya, memang kelahiran fuckboy bisa saja sesimple itu. Pengalaman cinta seorang cowok itu sangat berkontribusi dalam perjalanan profesionalitas seorang fuckboy.

3. Dendam Cinta

Sebab yang nomor tiga ini nampaknya hampir sama dengan yang nomor dua. Namun lebih cenderung rasa ingin membalas. Misal, pacaran terus diputus. Gara-gara diputus itu, seorang cowok marah dan berubah, akhirnya bertransformasi menjadi fuckboy.

Mulai menanamkan konsep ‘semua cewek sama saja’ dan melampiaskan dendam sakit hati itu pada semua cewek. Ya, memang seaneh itu pola pikir seorang fuckboy. Nampak seperti tidak ada kerjaan yang lain, ya nggak?…

4. Faktor Keluarga

Keluarga bisa jadi sebab kelahiran seorang fuckboy. Kenapa?

Ketika dari kecil seorang cowok tidak diperhatikan, tidak diberi kasih sayang, maka bukan mustahil seorang cowok menjadi fuckboy. Malah kadang-kadang, seorang fakboi terlahir dari ayah tukang selingkuh.

Ayah yang suka menganiaya ibunya, suka bawa selingkuhan, dan kehidupan keluarganya kacau. Karena hal itu, seorang cowok merasa ingin balas dendam. Membalas kelakuan ayahnya dengan melampiaskan ke cewek-cewek lain.

5. Terjebak Kondisi

Ada lho, cowok baik-baik. Terus terjebak pada suatu kondisi dimana memaksa dia untuk melakukan tindakan humble pada banyak cewek. Hal ini bisa saja terjadi. Apalagi si cowok itu tidak bisa mengelak komunikasi, akhirnya mau nggak mau harus terjadi interaksi.

Maka tidak jarang, karena keterjebakan itu, cowok merasa biasa aja. Tapi para cewek merasa memiliki hubungan spesial dengannya. Fenomena ini anggap saja sebagai fenomena “Fuckboy Tak Sengaja”

Ketika si cowok merasa berkomunikasi biasa saja, eh tiba-tiba banyak orang yang menjastifikasi bahwa dia adalah seorang fuckboy.

Ya mungkin itu aja sih beberapa sebab terlahirnya seorang cowok yang bedjat. Memang agak standar, karena sebatas dari pengetahuan saya. Maka jika kamu tahu sebab lainnya, mungkin bisa komentar di bawah artikel ini.

***

Sudah lebih dari 2000 kata artikel ini saya buat. Sebenarnya masih ada pembahasan lain tentang fuckboy. Namun saya cukupkan saja dulu. Semoga artikel ini bermanfaat untuk kamu baca. Jangan dianggap serius, santai aja… Wkwkwk….

Salam dari sahabatmu

Arya Hudaraja
Arya Hudaraja Aku tidak tahu apa-apa

3 Replies to “Menjadi Fuckboy Profesional: Membongkar Rahasia Pola Pikir Cowok…”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *