Arya Hudaraja Aku tidak tahu apa-apa

Grup VCS WA : Bukan Omong Kosong

4 min read

grup vcs wa

Tak henti-henti saya bahas topik ginian, agar yang mbaca ini lebih tahu. Karena saya memprediksikan, orang yang baca artikel ini adalah orang yang lagi cari-cari grup VCS WA (Whatsapp). Jadi, jangan keluar dulu, baca hingga selesai ya…

Ada artikel lain yang saya sudah tulis sangat detail tentang grup telegram BO selain itu juga tentang sindikat open BO dan Open VCS. Mungkin kamu juga perlu membacanya…

Nah, apa saja yang akan kita bahas kali ini?

Grup VCS WA itu Beneran Ada!

Meski saya belum pernah masuk grup kek gituan, tapi minimal saya sudah ada gambaran. Banyak grup-grup negatif berceceran di facebook. Menciptakan sebuah komunitas kuat yang isinya orang-orang mesum.

Titik mesum?

Titik mesumnya itu terletak pada keinginan mereka. Untuk mencari-cari objek pemuasan diri. Banyak dari mereka yang update status dengan nada mengajak, “Yuks buat grup konten pornografi..” Kalau nggak gitu, “Yuks buat grup VCS Wa khusus kita sendiri untuk share konten-konten gituan…”

Postingan kek gitu benar-benar mereka tulis percaya diri. Yang saya tanyakan : rasa malu mereka ada nggak sih?

Open VCS Whatsapp adalah Ladang Pencaharian

Setelah pernah dapat tawaran Video Call S3x, saya lantas baca-baca artikel tentang fenomena yang satu ini (Open VCS). Ternyata, sebagian perempuan (cewek) dunia ini memanfaatkan Grup WA VCS sebagai ladang pencaharian.

Grup ini mereka jadikan seperti kolam. Mengumpulkan om-om girang, pemuda mesum, dan manusia sejenis. Untuk dipancing dan dikuras dompetnya.

Bahkan yang buka jasa VCS itu banyak dari kaum kampus (mahasiswa cewek). Kenapa bisa demikian?

Ini adalah beberapa alasan kenapa mahasiswa cewek (yang notabenenya terdidik) bisa sampai rela Open VCS Whatsapp…

  1. Belum punya kerja namun tekanan sosial terus menghujam
  2. Belum punya penghasilan yang sesuai keinginan
  3. Butuh uang untuk biaya hidup. Karena orang rumah tidak ada rezeki
  4. Butuh uang untuk beli aksesoris mewah
  5. Hobi ngelayani orang yang butuh pelampiasan seksual

Memang sih, alasan seorang mahasiswa cewek Open VCS itu relatif, beragam. Namun 5 alasan sebelumnya adalah beberapa alasan yang sangat masuk akal.

Link Grup VCS WA (Whatsapp) itu Ada

Anda yang membaca artikel ini mungkin saja sedang mencarinya. Tapi saya ingatkan, Stop!

Nggak perlu cari-cari Grup VCS Whatsapp. Tenangkan diri kamu. Tarik nafas, ingat Tuhan, ingat Orang Tua. Ingat setan yang sedang memperdaya dirimu.

Memang banyak link-link bangsat yang share Grup VCS Whatsapp. Tapi hal itu tidaklah berguna. Kamu tidak perlu membuka, apalagi join, grup-grup semacam itu. Beneran!

Bahkanpun, jika ada embel-embel Grup VCS WA Gratis, itu belum tentu gratis. 

Logikanya, “Masak ya ada, cewek mau Open VCS gratis?”

Mikir ya Bro!… Mikirr…

Penipuan VCS : Udah Tolol Kelihatan Menjijikkan Pula

Sebuah fakta dari teman facebook saya yang upload pada linimasa. Dia sudah transaksi VCS dengan cewek. Si-cewek itu sudah kirim fotonya ke dia. Terus habis temen saya itu transfer pulsa Rp.20.000,-. Eh nomor temen saya itu terblokir oleh si-penipu VCS.

Temen saya itu lho! Sudah mesum, tindakannya hina, Tolol lagi… Biarin saya tololin temen saya…

Coba kamu bayangin ketololan itu:

  • Dia kena tipu karena nafsu dan mesum
  • Temen saya itu rugi uang dan tidak mendapatkan kepuasannya
  • Dia bodoh karena percaya tanpa mikir panjang. Mungkin gara-gara udah nafsu banget
  • Lebih bodoh lagi. Dia emosi dan memaki-maki pada status facebook
  • Dan yang paling bodoh + hina + nggak habis pikir adalah: dia (dengan pede) upload screenshot Whatsapp percakapan dia dengan penipu berkedok VCS itu.

Kamu mau tau respon dan komentar dari postingan itu?

Ya jelas dimaki-maki. Netizen menganggapnya mesum, tolol, dan lain sebagainya oleh netizen.

Ini mungkin pertanda, kalau orang pikirannya mesum, otaknya bisa langsung jadi tolol dan nggak bisa berpikir jernih.”

Stop Pada Diri Sendiri

Kenapa Open VCS Online begitu marak dan terinati oleh cewek-cewek modern?

Ya sebab bisnis tubuh ini menguntungkan bagi mereka. Nggak perlu kontak langsung, semaunya dia, nggak takut tertular penyakit. Satu hal yang mereka takutkan mungkin hanya kehilangan privasi.

Tapi itupun jarang terjadi. Karena yang mesen terkadang berlangganan…

Sehingga pelanggan itu sudah berkomitmen untuk tidak sebar privasi.

Dampak fenomena ini sangatlah buruk. Coba kamu pikirkan aja, besok kamu punya anak, masih 14 tahun gitu. Dia buka-buka internet secara sembarangan tanpa pengawasan. Terus ditawari Open VCS Online oleh cewek. Dan parahnya, anak kamu mau bayar tawaran itu.

Hayo, gimana perasaanmu? Itu anakmu sendiri… 

Dia pesen VCS pake uang jajan yang kamu beri dan dia terlihat menjijikkan di usia dini. Tentu kamu bakalan sedih. 

Singkatnya: jika kamu terus memesan VCS, maka jasa ini nggak bakalan surut (karena masih ada yang mesen). Bukan berarti saya menyarankan mesen Open BO saj. Tapi mainan bedjat kek gitu tidaklah pantas manusia berakhlak lakukan.

Jadi, mulailah untuk stop mencari-cari konten seperti itu. Hiduplah yang positif dan hindari bisnis-bisnis birahi. Jika kamu belum menikah saja sudah mengoleksi gituan atau melakukan gituan, gimana nasib rumah tanggamu kelak?

Sebab Niatmu Muncul untuk Cari Jasa Open VCS

Arus informasi internet yang sangat cepat, membuat semua konten (entah baik maupun buruk) masuk ke dalam otakmu dengan lancar. Sehingga otakmu juga ikatan memproses hal-hal yang mesum pula.

Setiap hari seperti itu, sehingga lama-lama akan menciptakan keinginan untuk mencoba sensasi baru dalam bentuk konten yang lebih ekstrim. Proses ini kamu lebih detail melihat proses candu narkoba atau candu pornografi.

Di bawah ini saya kasih sedikit tips. Untuk menghilangkan niat mesum, rasa ingin cari-cari konten negatif (apapun), dan melakukan hal-hal negatif dalam internet:

  1. Kurangan konsumsi internet setiap hari, kalau mager ya cari kegiatan lain
  2. Ingat, “Lebih baik tidur daripada nggak jelas mainan smartphone dan internet.”
  3. Buka smartphone kalau perlu saja,
  4. Jangan biasakan lihat status atau postingan orang lain
  5. Perjelas tujuan membuka smartphone
  6. Puasa Sunah

6 cara sebelumnya bukanlah cara dari saya sendiri. Akan tetapi beberapa tips dari berbagai sumber (entah secara psikologi, agama, dan lain-lain) yang menurut saya efektif.

Mungkin, normal saja kalau manusia dewasa itu mikir jorok, mesum, atau berpikiran negatif. Hal yang tidak normal adalah menuruti nafsu dan terseret dalam permainan setan birahi itu. Lebih parah lagi. Kamu sok nggak sadar. Naif merasa hal itu benar (padahal yakin itu salah).”

Grup VCS WA itu Membahayakan Generasi

Pada akhir pembahasan ini, saya mencoba berpikir lebih maju dan ke depan. Apa coba yang terjadi jika generasi sekarang isinya cowok mesum dan cewek Open VCS?

Tentu hal itu adalah salah satu indikator masa depan yang suram. Jangan sampai bisnis birahi kecil-kecilan ini menjadi trend pekerjaan pada masa mendatang. Jangan sampai bisnis ini (karena banyak dukungan dan sokongan) terus terpaksa legal oleh pemerintah.

Benar-benar suram…

Wes tho, coba kamu bayangkan saja kalau anakmu yang Open VCS, kalau nggak gitu Ibumu yang Open VCS. Apakah kamu tidak merasa malu?

Jadi, meski kamu (yang cewek) merasa nggak punya uang untuk hidup dan memenuhi kebutuhan, Jangan Open VCS ya…

Saya hanya mengingatkan seperti apa yang diucapkan ceramah ustadz-ustadz, “Rezeki Tuhan itu luas, dari segala penjuru mata angin. Dia telah menyobek mulutmu dan memberikan ruang perutmu, sehingga dia bertanggung jawab untuk mengisinya. Rezeki yang halal tentu masih banyak kan?”

Asal, cobalah sedikit menghilangkan gengsi untuk beli-beli barang bagus nan mahal.

Jangan mikir gini, “Aku nggak papa Open VCS, asalkan anakku besok nggak.”

Wes tho. Jika kamu Open VCS, anakmu besok minimal akan Tuhan pertemukan dunia seperti itu. ketika kamu melarang, kamu akan bentrok dengan pribadi. “Dulu aku kan Open VCS, apa kewenanganku ngelarang anakku Open VCS juga?”

Berhenti Open VCS! Hentikan Mesen VCS…

Kesimpulan

Nggak ada.

Pokoknya, Grup VCS WA (Whatsapp) itu ada. Kamu jangan masuk ataupun mencobanya. Walaupun sudah mencoba, yuk hentikan…

*Salam dari orang yang nggak tahu apa-apa…

Arya Hudaraja
Arya Hudaraja Aku tidak tahu apa-apa

5 Replies to “Grup VCS WA : Bukan Omong Kosong”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *