Arya Hudaraja Aku tidak tahu apa-apa

Alasan Logis, Kenapa Ada Perang

3 min read

kenapa ada perang

Melihat Beirut, Lebanon terjadi ledakan seperti itu, saya langsung ingat ledakan Jepang di perang dunia kedua. Memang sih, Beirut nggak separah Jepang, namun hal itu sudah sangat mengerikan. Ngomong-ngomong soal perang, ada satu pertanyaaan yang sangat mendasar, kenapa ada perang?

Kali ini, dengan terbatasnya pengetahuan yang saya miliki, saya akan membahas perang dari perspektif oportunisme manusia dalam menyikapi kehidupan.

Sifat Asli Manusia Penyebab Perang

Tidak dapat disangkal, penyebab perang adalah manusia sendiri. Konflik bukanlah fenomena alamiah yang terwujud tanpa sebab atau terjadi secara spontan.

Perang tentu direncanakan, dibuatkan strategi, untuk mengalahkan lawan. Ya, war (baca: perang) memang seperti itu, tidak mungkin ujug-ujug terjadi gitu aja…

Kenapa manusia bisa menyebabkan war? Inilah faktor manusia penyebab war :

1. Manusia : Egois

Siapa sih yang pengen berkonflik di dunia ini?

Jelas tidak ada. Tidak ada manusia yang ingin war. Karena perang:

  • Menyebabkan kesengsaraan
  • Menyebabkan kesedihan dan derita
  • Menyebabkan banyak kematian
  • Menyebabkan luka hati yang tak bisa sembuh
  • Menghilangkan harkat dan martabat manusia

Di dalam war ada banyak pemerkosaan, tumpah darah, dan tentunya tekanan jiwa dan raga. Lantas kenapa ada war?

Karena ada sebagian manusia yang egois. Manusia yang ingin mencari keuntungan pribadi atau kelompok dan menghiraukan nyawa orang lain.

Misal, bagi raja yang biadab, apa yang ada dalam sebuah perang?

  • Kedigdayaan
  • Kekuasaan
  • Harta rampasan
  • Budak cantik
  • Catatan sejarah keagungan
  • Dan pujian untuk dikenang sepanjang masa

Bagi raja biadab, nyawa rakyat tidaklah berguna. Rakyat jelata perlu dikorbankan, ditumbalkan, dan dihilangkan untuk keagungan zaman kepemimpinan.

Jika iming-imingnya seperti itu, raja biadab mana yang tidak ingin perang? Semua tentu pengen war dan pengen dikenang sejarah.

Inilah bukti kalau keegoisan satu orang, bisa meluluhlantakkan semua manusia yang ada di muka bumi ini.

2. Manusia : Suka Orang Lain Susah

Selain itu, manusia itu pada dasarnya suka banget lihat orang lain susah. Hanya untuk memuaskan nafsu itu, orang jadi hobi memprovokasi, akhirnya memicu konflik kecil yang berakhir besar.

Apakah raja dan presiden tidak bisa diprovokasi?

Tentu bisa. Ahli provokasi dan konspirasi tentu tahu. Bermain dibalik layar untuk mengendalikan peperangan adalah hal yang sangat memuaskan. Bagaimana cara provokasi menciptakan peperangan?

  • Agitasi atau hasutan
  • Sorotan Media·        
  • Fitnah
  • Konflik settingan
  • Pembumbuan
  • Perang Kubu

Ya, emang segampang itulah perang bisa terjadi. Cuma gara-gara miskomunikasi, bisa terbentuk salah paham dan konflik. Nggak heran kog kalau war mudah banget terjadi.

3.  Manusia : Ambisi Menguasai

Kenapa ada budak? Kenapa manusia merasa terus ingin kaya?

Karena dengan kaya, manusia bisa merasa lebih tinggi dari manusia lainnya. Hakikat pencarian ambisi bagi manusia adalah menguasai orang lain.

Kenapa perang terjadi?

Ya karena ada sebagian orang yang ingin menguasai sebagian orang lainnya. Kenapa ingin menguasai orang lain?

Ya karena punya orang suruhan itu enak. Bisa ngapa-ngapain tanpa capek. Seolah-olah kamu bisa berkehendak kepada orang lain dan mengatur-atur.

Itulah manusia, semua ambisi dunia itu: berakhir untuk menguasai orang lain.

4. Manusia : Mudah Dikendalikan

Coba bayangkan kamu jadi prajurit perang, kemudian ditanya, “Apa sih motivasi kamu rela mati hanya menjadi prajurit di medan pertempuran?”

Pernah nggak prajurit biasa disorot kamera dalam film laga? Kagak!

Tapi kenapa para prajurit tempur itu mau? Kenapa mereka mau berperang untuk kedigdayaan raja?

Pada dasarnya, konsepnya tidak seperti itu. Prajurit tempur itu memiliki militansi dan loyalitas yang tinggi. Motivasi mereka tentu beragam, diantaranya adalah:

  • Ingin berkontribusi meski tidak terlihat
  • Tidak ingin terlihat pengecut
  • Takut sengsara, lebih baik mati ketimbang dijajah
  • Balas dendam
  • Memiliki kecintaan pada sesuatu yang dia bela
  • Ingin naik pangkat

Jadi, tidak semua prajurit siap berkorban untuk raja. Bahkan sangat sedikit prajurit rela mati untuk raja. Manusia itu egois, mau war ya untuk diri mereka sendiri.

Di Balik Perang Ada Apa?

Memang, tidak ada manusia yang ingin konflik. Tidak ada manusia yang ingin berperang. Namun, gara-gara ada sesuatu di balik perang, maka pertempuran ini mau nggak mau harus terjadi.

Apa aja sesuatu di balik perang?

1. Perang : Bisnis Luar Biasa

Jangan sangka war hanya permainan lapangan. Jangan salah menganggap jika perang hanya tentang bunuh membunuh, cincang mencincang, saling melukai, dan saling menembak. Salah!

Perang itu tentang:

  • Bisnis senjata dan peluru
  • Bisnis politik dan pencairan dana
  • Proyek pembuatan kendaraan tempur
  • Bisnis kedigdayaan negara maju
  • Siasat politik antar negara
  • Bisnis penjualan rampasan
  • Dana penelitian ilmuwan teknologi tempur
  • Dan lain-lain

Terlalu kompleks jika dibahas dengan mendetail. Perang adalah hal yang sangat memilukan, akan tetapi memiliki kontribusi penuh akan kekayaan sebagian manusia di muka bumi ini.

2. Perang : Monopoli Kekuasaan

Kenapa negara mencari kekuasaan?

Ya agar bisa punya banyak harta kekayaan, punya wilayah yang luas, sumber daya melimpah, dan lain sebagainya.

Ketika kekuasaan dimonopoli oleh satu hirarki pemerintahan, maka sebuah negara bisa sangat kuat. Ketika kuat negara bisa perang lagi untuk kembali meluaskan wilayah.

Hal itu terus berlanjut sampai pemimpin tewas atau terkalahkan.

Terus, ketika sudah menguasai segalanya, mau apa?

Ya nggak ada! Hanya sebuah ambisi amoral yang turun temurun mendegradasi kemanusiaan manusia.

3. Perang : Kejayaan dan Popularitas

Kenapa orang pengen jaya? Pengen populer?

Ya agar semua orang mengenal dan dia disegani. Dipandang sebagai orang yang sangat berjasa dan memiliki kebijaksanaan yang tinggi. Raja yang agung, ksatria yang tangguh, dan prajurit yang gagah perkasa.

Di dalam war, banyak sekali sesi patriotisme. Menciptakan kesan keren yang dicari-cari orang. Ketika sudah populer, akhirnya dicatat dalam sejarah sebagai salah satu orang penting.

4. Seru Aja Biar Nggak Nganggur

Kenapa ada war? Ya biar seru aja. Masa negara sudah berdiri, kekuasaan terbentuk, tapi tidak ada action sama sekali.

Tahu nggak, kalau film war adalah salah satu genre film yang terbaik. Full action, dramatisasi yang keren, konflik yang menggugah hati. Karakteristik film war itu unik dan spesifik.

Tidak dapat dipungkiri, bagi beberapa orang, “Perang itu seru, rame, dan asyik!”

Bayangkan, betapa tidak kerennya jika sebuah negara tidak pernah berkonflik dan war. Masa negara hanya berdiri saja? Pergerakannya kurang energik.

Kesimpulan

Perang akan terus ada, hingga makhluk semi-manusia benar-benar jadi manusia.

Arya Hudaraja
Arya Hudaraja Aku tidak tahu apa-apa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *