Arya Hudaraja Aku tidak tahu apa-apa

Tak Terbendung! Hukum Jasa Pembuatan Skripsi + Infografis

2 min read

hukum jasa pembuatan skripsi

Kamu yang mahasiswa pasti tahu, membuat skripsi bukanlah perkara gampang. Menulis, konsultasi, revisi, cari data, manipulasi (hehe), serta print, print, dan print lagi bukan perkara yang sepele.

Dari fakta tersebut, nggak salah jika banyak orang-orang kreatif (baca: licik) mencari peluang duit. Mereka membuat jasa pembuatan skripsi dengan harga bervariasi. Nah, bagaimana hukum jasa pembuatan skripsi? Yuks kita kaji lebih mendalam…

Fakta Jasa Pembuatan Skripsi

Tidak dapat dipungkiri, ada banyak banget orang yang membuka jasa pembuatan skripsi. Ada yang jual jasa per bab, paket penelitian, paket skripsi sains, bahkan skripsi kedokteran.

Praktik jasa pembuatan skripsi ini, dibandrol harga mencapai puluhan juta. Tergantung skripsi apa yang dikerjakan dan tingkat kesulitannya.

Menurut Brilio.net, di Yogyakarta ada lebih dari 128 penyedia layanan pembuatan skripsi. Wow kan?

Siapa yang Buka Layanan?

Siapapun. Bahkan anak lulusan SMA, SMP, pokok otaknya main + ngetiknya cepet, pasti bisa berkontribusi dalam jasa layanan ini. Bahkan tidak sedikit dosen yang ikutan memainkan gurita bisnis yang merendahkan kualitas pendidikan Indonesia ini.

Lha kog bisa dosen ikutan main? Ya bisa dong! Dosen punya keluarga, punya tanggungan, ingin hidup berkecukupan, jadi butuh uang juga.

Selain itu, mahasiswa yang berpengalaman ngerjain skripsi, terus lulus kuliah dan nganggur, terkadang ikut juga dalam bisnis ini. “Tak jarang dari mereka yang buka jasa pribadi untuk membengkakkan penghasilan.”

Jasa pembuatan Skripsi Online

Bahkan saya menemukan situs yang nampak resmi, berdomain komersial, dan berdiri dengan percaya diri membuka jasa layanan pembuatan skripsi. Di tokopedia juga tersedia. Pokoknya, jasa ini begitu marak dan tentunya diminati.

Jasa ini seringkali dijalankan secara online, sebab semua bisa ditransfer melalui data, file, dan dokumen. Termasuk fee atau uang jasanya. Jadi, di dunia maya, jasa pembuatan skripsi itu begitu menggurita.

Perspektif Kampus Akan Fenomena ini

Apakah jasa pembuatan skripsi bisa dijerat dengan hukum negara? Tentu saja tidak. Bagaimana jika jasa ini dikesankan sebagai jasa bantu, apakah jelas bungki konkretnya?

Lantas, kalaupun seumpama diberikan pasal. Apakah ada yang yang sempat mengungkap fenomena yang satu ini. Apalagi, melihat dosen sebagai tenaga akademis seringkali membutuhkan jasa ini.

Jasa layanan ternyata tidak menuntut skripsi, akan tetapi juga artikel ilmiah, jurnal, tesis hingga disertasi. Kesimpulannya, hingga lulus S3 pun di zaman ini tidak ada jaminan kualitas keilmuan seseorang. Sebab sebuah karya sangat mudah dibeli.

Tidak adanya payung hukum inilah, yang menyebabkan jasa pembuatan ini tidak bisa dituntaskan. Kalaupun dibuat, maka konsepsi hukum harus spesifik dan jelas.

Kualitas Lulusan Kampus Digadaikan

Kenapa kok digadaikan? Sebab jika skripsi atau karya ilmiah lainnya bisa dibuatkan oleh orang lain, maka esensi dari gelar sarjana bakalan hilang. Bahkan anak SD pun bisa punya gelar itu, asalkan papa mamanya kaya raya.

Tidak heran, jika setelah lulus, seorang sarjana nggak bisa ngapa-ngapain. Bahkan hanya sekedar bersosial dengan masyarakat. Di kelas nggak jelas, skripsi malah tumbas, setelah lulus tambah beringas.

Terus, setelah jadi pengangguran bareng-bareng menyalahkan pemerintah. Oke, mengkritik pemerintah itu nggak masalah bro, tapi lihat dulu kualitas diri…

Kalau faktanya demikian, bagaimana nasib generasi dan sistem pendidikan di masa depan? Apakah orang bergelar tinggi bisa mencerminkan kecerdasan, keluhuran, dan moral seseorang?

Tidak!

Hukum Jasa Pembuatan Skripsi

Tidak ada hukum pidana yang mengatur pelanggaran ini. Saya anggap pelanggaran, sebab yang namanya skripsi sebagai syarat lulusan S1, adalah sebuah karya yang harus dibuat sendiri. Kalaupun bantuan, bukan berupa layanan, akan tetapi konsultasi dan saran.

Secara etika akademik, jasa pembuatan skripsi tentu sangat bertentangan dengan nilai moral. Secara idealis, bahkan jasa pembuatan skripsi adalah dilarang.

Sebab efeknya adalah kualitas dari lulusan kampus. Sekarang kamu bayangkan aja, lha wong mahasiswa itu kadang-kadang malas belajar, kok ditambah dengan layanan jasa pembuatan skripsi. Ya, pasti bakalan jauh malas. Mereka bakalan nggak peduli lagi malahan.

Pokoknya, kerja cari uang yang banyak. Urusan skripsi, tesis, disertasi bisa diatur dengan uang. Pola berpikir inilah yang bakalan merusak sistem pendidikan Indonesia.

Hukum Jasa Pembuatan Skripsi Perspektif Islam

Idealnya, hukumnya pasti tidak boleh. Kalau saya bilang haram, mungkin ada banyak yang baper. Sebab, alasannya, “Lho kok haram, kan banyak orang yang memang butuh, banyak orang yang hidup dari membuatkan skripsi orang lain.”

Gini aja, jika paradigma pendidikan diartikan sebagai proses menciptakan manusia bermoral, bermutu, dan berkualitas, maka jasa pembuatan skripsi ini pasti haram untuk didirikan dan disewa.

Namun, jika paradigma pendidikan dimaknai sebagai bisnis, korporasi, dan sistem mata pencaharian secara mutlak, maka mungkin saja hukumnya jadi boleh. Sebab, namanya bisnis ya bisnis. Intinya suka sama suka.

Jadi, tergantung bagaimana paradigma pendidikan di Indonesia. Pertanyaannya, pendidikan di Indonesia itu bisnis atau bukan?

Belajar Tanggung jawab

Yuks, saya mengajak temen-temen semua untuk pelan-pelan belajar. Saya belum tentu bisa buat skripsi, tapi saya yakin kalau dibimbing pasti bisa. Kan pasti ada dosen pembimbing, kalau dapat yang killer, ya sabar.. Hehe…

Menyandang gelar sarjana itu bukan perkara yang enteng, jangan anggap punya gelar itu bakalan membuat hidupmu jadi gampang. Sama sekali tidak!

Apalagi di dunia pekerjaan. Sudah berapa ratus ribu sarjana yang menganggur?

Mungkin di mata calon mertua, punya gelar itu keren, tapi sebenarnya gelar adalah beban. Tanggung Jawab kompetensi harus kamu penuhi. Jika kamu tidak mencapai kompetensi itu, maka masyarakat bakalan mempertanyakan, “Katanya sarjana, tapi kok kek gini? Nggak berkualitas!”

Infografis:

Hukum jasa pembuatan skripsi
Arya Hudaraja
Arya Hudaraja Aku tidak tahu apa-apa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *