Arya Hudaraja Aku tidak tahu apa-apa

VCS Twitter Live: Membongkar Jual Beli Harga Diri Generasi

3 min read

vcs twitter live

Kali ini, saya akan mengkritik sebuah fenomena yang cukup tidak nyaman didengar. Yaitu, VCS Twitter Live. Maksudnya apa? Skuy lah baca artikel ini hingga selesai, biar kamu tahu bagaimana cara menghindarinya.

Disclaimer: Apapun yang anda perbuat setelah membaca artikel ini, penulis tidak bertanggung jawab. Dosa kalian tanggung sendiri! Jika berani, silahkan keluar dari artikel ini. Terima kasih… (Yang under 18, monggo keluar!!!)

Apa itu VCS Twitter

Sebelumnya, saya sudah menulis artikel tentang VCS. Intinya, VCS adalah tindakan yang tidak boleh dilakukan. Apalagi kamu melakukannya dengan menyewa seorang objek pemuas nafsu. Itu adalah tindakan dosa dan harus kamu hindari. Titik!

Semakin berkembangnya zaman, VCS ternyata semakin menggurita dalam reling generasi muda. Bahkan ada beberapa di antara mereka menjadikannya sebuah pekerjaan part time. Benar-benar uwu!!!

Saya pun tidak menjamin kamu yang baca artikel ini adalah pelakunya. Entah yang menyewa ataupun yang jual diri. Intinya: VCS di zaman ini sangatlah marak (pake banget). Padahal, sudah jelas, fenomena ini adalah sebuah bentuk representasi dari rusaknya zaman. Bener nggak?

Isinya Twitter

Saya katakan, “Twitter adalah media sosial kaum dewasa. Karena di dalamnya banyak menyimpan konten negatif. Sebisa mungkin, kamu harus menghindarinya!”

Memang sih, banyak sekali konten positif di dalam twitter, seperti:

  • Edukasi
  • Sejarah
  • Tips dan triks
  • Berita politik yang update banget
  • Konten lucu
  • Dan hiburan-hiburan lainnya

Memang semua itu adalah keunggulan Twitter sebagai media sosial paling [D] dari semua media sosial lainnya. Entah mengapa, pihak twitter juga tidak melakukan filterisasi terhadap isi dari aplikasi yang mereka kelola.

Ataukah ini sebuah konspirasi untuk merusak moral semua bangsa di dunia? Ya mungkin saja, wkwkwk…

Salah satu konten paling patut disoroti adalah akun penjual harga diri. Akun-akun yang menawarkan beberapa hiburan [D] yang tidak pantas untuk dilihat. Hiburan-hiburan ini bisa saya klasifikasikan sebagai berikut:

  • VCS Twitter Real
  • VCS Real
  • Link VCS Whatsapp
  • VCS Online and Live
  • Hingga VCS Gratis

Hal ini adalah satu hal yang sangat disayangkan. Kenapa? Karena hal itu semakin membuktikan bahwa moral generasi muda semakin hancur dan rusak. Nafsu sih boleh, tapi kalau sudah menjadikan nafsu sebagai bentuk pekerjaan adalah sesuatu yang hina. Iya nggak?

Maka dari itu, kamu sebagai generasi muda yang cerdas, harusnya tidak menjual harga diri di Twitter. Jadilah generasi yang bermain dalam twitter dengan tujuan yang bersih, bening, dan mencerahkan. Jadilah netizen yang cerdas dan berwawasan luas. Betul tidak?

Fasilitas VCS Twitter Live

Jujur, saya belum pernah memesan VCS sama sekali di twitter. Karena saya tahu, hal itu adalah sebuah kesalahan yang harus dihindari. Namun, dengan melihat caption yang ada, saya bisa menebak sedikit gambaran apa yang kamu dapatkan ketika memesan VCS Twitter Live.

1. Layanan Kontan

Namanya aja live, jadi ya langsung. Entah itu prosesnya ataupun transaksinya. Karena di zaman ini sudah canggih, penjual jasa tentu akan memberikan aturan kepada konsumen agar memberikan transfer uang dahulu.

Jika tidak demikian, maka boleh jadi akan dilakukan DP (uang muka). Setelah itu terjadi, maka proses VCS Twitter live pun dilaksanakan. Saya nggak tahu mereka ngapain ketika video call, pastinya mereka akan ganti platform. Entah itu:

  • VCS Whatsapp
  • Telegram
  • Google Duo
  • Zoom
  • Gmeet
  • Ataupun platform Video call lainnya

Intinya, bagaimana sebuah gambar satu generasi rusak dengan pelanggannya melakukan tindakan negatif lewat sebuah smartphone ataupun laptop.

2. Durasi Video Call

Layanan ini juga diberikan. Sebesar apa konsumen membayar, selama itulah layanan diberikan. Tentu, penjual jasa sudah memiliki patokan harga, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman.

Durasi ini juga bergantung pada kesepakatan sebenarnya. Karena pada dasarnya, keduanya membutuhkan kepuasan. Bedanya satunya ingin puas-puas saja, tapi satunya ingin puas + dapat uang. Ya itulah VCS Twitter Live.

3. Gaya Penjual Jasa

Gaya tentu juga diperhitungkan, mulai dari bisa request maupun tidak. Intinya, semua harus disepakati sehingga terjadi satu jual beli jasa yang adil. Nah, meskipun hal ini adalah VCS Twitter Live, tentu keadilan adalah sesuatu yang harus ada.

Keduanya tidak mau saling ditipu. Karena bisnis ini sangat identik dengan penipuan. Apalagi terjadi secara digital di ruang media sosial yang sangat rentan terjadi penipuan. Terus kamu bertanya, apakah benar dalam transaksi VCS bisa terjadi penipuan?

Tentu saja bisa banget. Lha wong dalam transaksi Open B0 ataupun P5K aja sering banget kok ada penipuan. Apalagi hanya sekedar VCS?  

Fenomena Penipuan VCS Twitter Live

Bukankah satu hal yang hina, ketika melakukan kehinaan ditipu pula? Nah itulah yang sering terjadi dalam dunia per-VCS-an. Hal itu memang nggak mustahil terjadi karena:

  • Transaksinya dilakukan secara online
  • Bisnis ini tidak legal
  • Termasuk hal-hal yang bersifat tabu
  • Kegiatan memalukan ketika terekspos
  • Terjadi gara-gara si penjual jasa lagi sangat butuh uang

Lima alasan di atas adalah sebab dari kenapa penipuan sangat rentan terjadi dalam dunia VCS Twitter Live. Lantas siapa yang tertipu?

1. Penjual Jasa

Mereka (Si-penjual jasa) bisa tertipu ketika mereka tidak melakukan DP. Jadi, sudah capek-capek melayani, eh tahu-tahu konsumen kabur gitu aja. Lihat, benar-benar hina kan? Sudah pesan VCS, nipu lagi. Hinanya itu kuadrat!!!

Apakah ketika sudah ditipu si penjual jasa bakalan sudah terus beralih cari pekerjaan yang halal? Tentu saja tidak! Mereka malah semakin cerdik untuk menciptakan sistem transaksi sehingga tidak terjebak lagi pada penipuan konsumen.

Entah itu dengan sistem DP, Rekber, ataupun Orang yang dijadikan fasilitator online. Ya saya ngawur aja ngadain istilah itu. karena memang saya nggak ngerti istilah-istilah dalam dunia per-VCS-an.

2. Pemesan Jasa

Banyak banget, orang yang ketipu gara-gara gambar seksi yang dipajang di akun VCS Twitter Live. Karena sudah bernafsunya, ia main transfer uang saja. Seperti pada penipuan online lainnya, ia ditipu dan diblokir nomornya.

Itu sering banget terjadi. Memang kadang banyak banget orang cari uang dengan memasang foto fake dan mencoba mencari peruntungan lewat hastag-hastag negatif di twitter. Maka dari itu, nggak usah pesan bro!!!

Bukti Degradasi Generasi Muda

Satu hal yang bisa saya simpulkan dari keberadaan fenomena ini adalah sebuah degradasi akhlak. Bagaimana seorang pemuda dengan lancangnya menikmati tubuh secara live pemudi yang bukan siapa-siapanya dia.

Maka dari itu VCS Twitter Live ini harus dihilangkan. Namun memang bakalan sangat sulit. Kenapa?

Karena selagi di dalam bisnis itu ada uang dan kehidupan, maka bisnis itu nggak bakalan mati. Beneran deh! Maka dari itu, seharusnya semua dimulai dari diri sendiri. Jika anda calon penikmat VCS Twitter Live, maka tobatlah kawan…

Jika anda adalah penjual jasa VCS, ya tobat juga ya! Masih ada banyak pekerjaan kok didunia ini yang biasa anda lakukan. Bahkan hasilnya lebih besar daripada jual diri kamu. Beneran deh!

  • Selain itu, kamu bisa menerapkan hal-hal di bawah ini:
  • Mendekatkan diri pada Tuhan yang maha Esa
  • Menyibukkan diri dengan hal-hal yang positif
  • Beraktifitas secara offline
  • Jangan keseringan buka smartphone (apalagi jika gabut)
  • Lebih baik tidur, daripada berpikiran negatif
  • Belajar dengan sungguh-sungguh
  • Mencoba sesuatu untuk menghasilkan uang
  • Dan lain-lain

Intinya, hentikan fenomena VCS Twitter Live ini dengan memulainya pada diri sendiri. Jangan jadi generasi yang membawa kebobrokan umat manusia. Jadilah generasi yang positif, berpikiran progresif, dan berkontribusi aktif dalam memajukan bangsa dan negara. 

Arya Hudaraja
Arya Hudaraja Aku tidak tahu apa-apa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *