Arya Hudaraja Aku tidak tahu apa-apa

Politik itu Kejam: Pesan di Balik Film Siapa di Balik Presiden

1 min read

Siapa di Atas Presiden

Film yang berjudul “Siapa di Atas Presiden” ini digarap oleh Hanung Bramantyo dan Rahabi pada tahun 2014. Berisi singgungan terhadap kehidupan politik dan berbagai oknum yang terlibat. Film ini sukses membuat penontonnya terlibat secara emosional di setiap adegan di film tersebut.

Rizky Nazar sebagai Ricky Bagaskoro adalah anak Presiden kandidat nomor satu, Ray Sahetapy sebagai Bagas Notolegowo sebagai calon Presiden kandidat nomor satu, Atiqah Hasiholan sebagai Iptu Astri, Donny Damara sebagai Khrisna Dorojatun, ia adalah mantan pengacara, Rudy Salam sebagai Faisal Abdul Hamid yaitu calon Presiden kandidat nomor dua, Rio Dewanto sebagai Satria yaitu seorang penjahat bayaran, dan Maudy Ayunda sebagai Laras yaitu anak dari Khrisna Dororjatun.

Bukan jadi rahasia jika di dunia politik siapapun yang bersikap jujur akan disingkirkan dengan cara diberi kasus, seperti pada film ini Bagas Notolegowo hadir sebagai calon pemimpin impian rakyat yaitu tegas dan berani serta menjunjung tinggi kejujuran.

Tak ada pihak yang dirugikan jika calon pemimpin seperti itu benar maju menjadi pemimpin, akan tetapi para tikus berdasi akan merasa sangat dirugikan. Bagas dijebak dalam kasus pembunuhan dan dia dinyatakan sebagai tersangka.

Dalam keadaan seperti itu rakyat kita masih mampu membedakan kebenaran dan penjebakan, semangat dan jumlah pendukung Bagas tidak berkurang. Faktanya, rakyat tidak tinggal diam dengan kasus-kasus di negeri ini mereka terus menyuarakan pendapatnya. Hanya saja aspirasi rakyat dianggap angin lalu oleh mereka yang merasa paling mengerti soal negeri ini.

Anak dari Bagas Notolegowo yaitu Ricky Bagaskoro berusaha menggali bukti mengenai kasus Ayahnya. Dia berhasil membawa Khrisna Dorojatun ke ruang sidang sebagai penasehat hukum ayahnya.

Di jaman sekarang tak mudah menemukan penegak hukum yang adil dan jujur, meskipun mereka telah bersumpah diatas Al-Quran. Tetapi mereka banyak yang melanggar sumpah tersebut sepertinya kebohongan adalah pasal baru bagi mereka.

Khrisna adalah mantan pengacara yang memilih jadi dosen. Banyak peristiwa bersejarah di negeri ini telah dia catat mulai dari aksi mahasiswa sampai pembunuhan misterius yang tidak diketahui pelakunya sampai sekarang dia yakin pasti ada yang menunggangi semua kejadian tersebut, bukan pemerintah tetapi ada pihak lain.

Arya Hudaraja
Arya Hudaraja Aku tidak tahu apa-apa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *